Satu atau dua dekade silam, vendor teknologi umumnya adalah penjual perangkat keras. Akibatnya pengguna produk teknologi memagari diri dengan kriteria yang akan melindungi investasi teknologi yang tengah dilakukan. Banyak kriteria yang kini sudah usang, misalnya;
1. Mengharuskan file server aplikasi menjadi milik perusahaan
Aplikasi atau perangkat lunak atau software kini tidak lagi harus berada dalam file server. Aplikasi kini bisa saja berada dalam cloud server yang bisa anda akses dari mana saja. Nah...bagaimana jika perusahaan membeli ratusan aplikasi ? Aplikasi marketing dan sales, aplikasi email, aplikasi HR, payroll, aplikasi engineering, aplikasi pembukuan dan lain lain.... Berapa file server yang harus disediakan ? Tahukah anda file server itu tidak berdiri sendiri. Dia butuh rumah alias Data Center. Rumah ini harus punya sistem pendingin, sistem listrik dengan cadangan atau UPS, sistem keamanan, sistem pemadam kebakaran, sistem jaringan komputer, data back up, operasional dan lain lain... Semua butuh biaya.
Jadi anda yakin tetap haruskan file server semua aplikasi berada dalam gedung kantor anda ?
2. Mengharuskan source code lengkap dipegang oleh perusahaan
Memang jika perusahaan memliki paten dan cara khusus untuk unggul dalam persaingan bisnis, seharusnya anda daftarkan kekayaan HAKI ini pada lembaga paten. Tetapi jika anda membuat aplikasi payroll atau penggajian karyawan misalnya. Apakah anda ingin patenkan juga ? Sekarang sudah banyak penyedia jasa payroll yang memberikan fasilitas pendataan karyawan, pencatatan aktifitas, pencatatan struktur organisasi dengan otoritas, wewenang dan tingkat kompensasi, serta fasilitas penghitungan gaji dan pajak karyawan. Anda tahu peraturan perpajakan dan kepagawaian sering berubah. Ketika ada perubahan maka source code aplikasi anda juga harus berubah. Anda yakin mau menyimpan source code ?
Apalagi yang diperlukan :
- Buat kontrak layanan dengan penyedia jasa.
- Pastikan perusahaan anda terus menikmati fasilitas aplikasi.
- Pastikan data juga anda simpan.
- Pastikan anda tahu menggunakan data ketika aplikasi tidak berfungsi.
- Pastikan anda dapat melakukan uji / audit forensik atas transaksi aplikasi
3. Melakukan Investasi Besar didepan, berharap tidak perlu keluar biaya lagi
Cara cara jual putus macam vendor perangkat keras 2 dekade silam sudah tidak cocok lagi. Ternyata mereka juga selalu kembali dengan meminta biaya maintenance service. Ketika perangkat rusak bahkan tidak malu mereka meminta anda untuk membeli baru.
Jadi kalau biaya maintenance juga tinggi, buat apa investasi awal juga mahal ?
Apalagi sekarang sudah banyak penyedia jasa aplikasi yang memberikan tagihan bulanan atau tahunan. Ya... mirip tagihan listrik, air dan internet saja. Anda pakai bayar, tidak pakai tidak perlu bayar.









