7 Cara Komunikasi Terbaik Karyawan Produktif
Bicara soal ide untuk Human Capital tidak ada habisnya.
Semalam jumpa petinggi HRD BUMN yang sedang cari ide untuk tingkatkan kualitas dan produkfitas anak anak binaannya, khususnya yang berada di anak anak perusahaan. Aneh juga perusahaan pelat merah, pegawai banyak tapi kok bisa mentok ide.
Memang kita sepaham dengan kang Richard Branson, pendiri Virgin Air, yang lebih mengutamakan kesejahteraan karyawan. Beberapa karyawan tidak happy, bisa menular ke karyawan lain yang asalnya happy happy saja. Ujung-ujungnya kinerja mereka bisa jatuh. Bahkan manajemen bisa di demo, hanya gara gara hal sepele.
Semalam kita melihat sangat penting bagi perusahaan untuk dapat membuka saluran komunikasi yang baik dengan para karyawannya. Memang struktur organisasi memungkinkan karyawan bicara dengan atasan. Tetapi tidak semua atasan bisa menampung curhat semua anggota timnya. Apalagi kalau target belum tercapai. Fokusnya jadi beda.
Sekarang jamannya digital. Semua serba online dan masyarakat sudah mulai bergeser untuk lebih terbuka. Mereka lebih tertarik akan kegiatan interaktif antar karyawan yang menggembirakan. Gak heran ibu ibu jaman now suka main games di HP kemana dia pergi. Gak mau kalah dengan anaknya. Begitu juga karyawan perusahaan, mereka kadang curi - curi waktu untuk main game atau facebook di kantor. Tidak produktif memang, tapi apa perusahaan punya alternatif cara pengusir kejenuhan dan kebosanan kerja ?
Salah satu aplikasi human capital dari ZOHO memakai gaya Facebook untuk atasan melakukan komunikasi dengan anggota timnya. Aplikasi ini juga bisa diakses lewat HP sehingga karyawan bisa tetap connect dimana saja. Pihak HRD dapat juga menjadi feeder berita seperti pernikahan pegawai, kelahiran, berita duka, kegiatan outing bahkan kebijakan perusahaan baru terkait operasional dan kepegawaian.
Berikut cara cara komunikasi terbaik untuk karyawan produktif :
- Ingatkan tim anda dengan goal jangka pendek dan menengah yang harus dicapai. Biasakan anda dan tim setiap hari melakukan update atau paling tidak melihat goal goal ini. Semakin sering anda cerna goal anda, semakin dekat goal anda raih. Pakai aplikasi atau portal yang membantu anda memantau goal anda dan tim
- Komunikasikan pencapaian goal kepada tim. Berita gembira biar bagaimana pun akan mendorong semangat kerja. Hadirkan berita gembira setiap hari untuk tim anda.
- Tampung feed back dan respons anggota tim. Bantu mereka yang butuh bimbingan ekstra. Kirim mereka yang perlu training atau pelatihan tambahan. Catat training apa saja yang sudah diikuti dan catat perubahan kinerja mereka setelah kembali dari pelatihan. Beritakan cerita sukses mereka ke lingkungan yang lebih luas.
- Sukses itu punya tahapan. Seperti tahapan hidup, naik kelas adalah sukses. Jadi kalau ada karyawan lulus sekolah, menikah, punya anak atau bahkan anak karyawan lulus sekolah dan masuk jenjang yang lebih tinggi itu adalah berita sukses. Tampilkan foto atau video pada aplikasi.
- Perbanyak berita sukses prestasi kerja pada aplikasi. Foto dan video kegiatan kantor pasti ada. Buat lomba posting terbaik. Sehingga tim anda terdorong untuk interaktif dan exist di aplikasi.
- Cari endorser. Ajak atasan anda sesekali posting cerita, melakukan review atas prestasi atau pencapaian kerja tim anda. Ini adalah cara sopan untuk mendapat bocoran atas appraisal anda. Jika feedback atasan kurang baik, sampaikan bahwa cara ini adalah cara anda untuk lakukan koreksi lebih awal.
- Endorser juga bisa dari teman sejawat. Jangan lupa, appraisal anda juga didapat dari laporan rekan sejawat anda. Atasan anda pasti akan mencari objektifitas dan bahan untuk disampaikan pada waktu appraisal.
Khusus untuk 360 degree review akan saya tampilkan dalam blog lain. Banyak cara kita dapat lakukan untuk peroleh response positif setelah appraisal. Jika ingin dapatkan konsultasi langsung perihal human capital application, bisa hubungi marketing@stt.co.id


No comments:
Post a Comment